'Trip #11 : "Tanjung Aan dan Batu Payung - Lombok ".'

Artikel ini menceritakan pengalaman pribadi penulis tentang tempat wisata yang dikunjungi di Lombok. Tanjung Aan dan Batu Payung merupakan dua dari banyak tempat di lombok yang sangat indah dan exotic dimana penulis menghabiskan satu hari untuk mengunjungi kedua tempat tersebut.

Trip #7 Kuliner #4 : "Warna - Warni Kota Palembang"

Palembang dengan keindahan malam hari dan keanekaragaman kuliner yang tersaji

Trip #6 : "Keindahan Senja di Langit Tanjung Pinang"

Menikmari keindahan langit saat akan senja di pinggir pelabuhan Tanjung Pinang- Kepulauan Riau

Trip #3 : "Tarakan - Tanjung Selor

Perjalanan ke Tanjung Selor dan Tarakan serta menikmati hutan bakau yang ada di Tarakan.

Blog #2 : "Blogging is an Art"

Perjalanan hidup pribadi sehingga memilih untuk menjadikan blogging menjadi passion

Showing posts with label About Me. Show all posts
Showing posts with label About Me. Show all posts

Tuesday, January 9, 2018

"Selamat Tinggal Kantorku Sayang"



Assalamualaikum,

Alhamdulillah setelah 3 bulan terakhir gw sibuk dengan berbagai hal, akhirnya gw bisa menulis lagi di blog ini. Dalam 3 bulan terakhir gw bener-bener ga punya waktu sedikitpun untuk menulis dan memperhatikan blog ini dikarenakan gw sedang fokus untuk mengejar masa depan gw hehehe... Banyak kejadian yang terjadi dan belom sempat gw tulis di blog ini. 

Gw menulis tulisan ini sebenernya sedih banget karena tulisan ini adalah tentang perpisahan dengan kantor gw yang lama. Jadi selama 4 tahun terakhir gw bekerja di Kementerian Perdagangan sebagai tenaga Honorer, ya jujur sih gw betah banget disana karena walalupun kerjanya lumayan berat cuma suasana disana tidak menakutkan seperti di swasta (menurut gw ya!!!). Lagian dari segi penghasilan juga cukup lah buat hidup daripada ga kerja soalnya nyari kerja jaman sekarang terbilang sulit banget. Nah kebetulan kemarin ada penerimaan CPNS Gelombang pertama yaitu Kemenkumham dengan jumlah penerimaan yang tergolong sangat besar, akhirnya gw memutuskan untuk mengikuti seleksi penerimaan CPNS Kemenkumham di Banten. Alhamdulillah akhirnya gw keterima setelah 4 tahun menunggu walaupun keterimanya bukan Di Kemendag.

Akhirnya per awal Januari 2018, gw resign dari Kemendag dan resmi menjadi pengangguran untuk sementara sampe tanggal pengumuman dan SK CPNS gw terbit. Pedih rasanya menulis kalimat perpisahan karena mau bagaimanapun 4 tahun bukanlah waktu yang sebentar. Pengalaman berharga yang bisa gw dapet selama kerja di sana dan teman relasi yang terbilang sangat kompak dan nyaman harus gw tinggalin. Semua tulisan yang ada di Blog ini pun sebenernya adalah andil dari Kemendag karena gw bisa keliling Indonesia untuk mewujudkan impian gw sampai gw keterima di Kemenkumham. Suasana seperti keluarga yang sudah terbina bakal bikin gw kangen selamanya. Pokoknya cuma mau bilang makasih buat 4 tahun yang sangat berharga semoga jalan ini menjadi ridho buat gw. 

Sekian.Tks...  

Wednesday, August 16, 2017

Akhirnya!!! Puncak Monas!!!

Monas


Assalamualaikum,

Setiap orang pasti mempunyai banyak keinginan dalam hidupnya begitu pun gw. Ya gw memang masih punya banyak keinginan yang masih belum tercapai, tapi setidaknya gw berusaha untuk mencicil beberapa keinginan untuk memenuhi kepuasan batin yang ada di dalam hati. Berhubung memasuki bulan Agustus yang identik dengan Kemerdekaan Negara Republik Indonesia yang tercinta, jadi minggu kemarin gw pun memenuhi satu dari sekian banyak keinginan gw yang selama 26 tahun gw hidup belum pernah terlaksana yaitu naik ke puncak Tugu Monas (Monumen Nasional), simpel kan keinginan gw.

Padahal kalo dipikir-pikir juga tempat gw nge-kos dan kerja pun ga jauh dari kawasan Monas paling tinggal jalan kaki ga sampe 10 menit juga sampe. Untuk sampe ke puncak monas memang membutuhkan perjuangan yang bisa di bilang extra ditambah lagi gw orang yang tergolong pemalas. Tapi kalo udah niat sih mau kondisinya kaya gimana juga pasti gw lakuin, nah kebetulan pas kemarin gw ditemenin sama seseorang yang spesial ke Monasnya jadi makin bahagia deh hahaha...
Loket Beli Tiket Masuk Monas
Loket Beli Tiket Masuk Monas

Kartu JakCard
Kartu JakCard

Kaya Di KRL
Kaya Di KRL
Jadi untuk masuk ke tugu monas kita bisa masuk dari Lenggang Jakarta (naik mobil ke tempat masuk Tugu Monas) ataupun jalan dari Pintu masuk utara terus jalan kaki ke pintu masuk tugu monas. Kalo gw masuk dari pintu utara jadi jalan kaki deh ke loket tiket masuk Tugu Monas. Abis itu kita turun ke bawah untuk membeli tiket. Harga tiket untuk dewasa kalo ke puncak sebesar 15.000 (lima belas ribu) rupiah/orang, karena gw berdua jadi kenanya 40.000 (empat puluh ribu) rupiah. Jadi karena gw belum punya jakcard jadi sekalian bikin jadi dikenakan biaya tambahan sebesar 10.000 (sepuluh ribu) rupiah. 

Suasana Di Dalem Monas
Suasana Di Dalem Monas

Seperti Museum Pada Umumnya
Seperti Museum Pada Umumnya
Setelah kita beli tiketnya kita bisa langsung ke dalam Tugu Monasnya tentunya dengan berjalan kaki. Setelah masuk ke dalam Monas, ternyata di dalamnya luas  dan terdapat banyak seperti miniatur2 yang di kacain seperti museum pada umumnya, cuma karena kita pengen cepet langsung ke puncak jadinya kita langsung mengantri ke lift untuk naik ke puncaknya. Disinilah awal mula kesabaran di uji. Bisa dibayangkan untuk bisa ke lift saja antriannya sangat panjang, kita kemarin kena 1 jam padahal datangnya termasuk pagi. Belum lagi banyaknya orang yang maunya nyerobot antrian dan tidak peduli dengan orang yang mengantri lebih dulu. Yang lucunya bisa jadi mereka yang lebih galak kalo di tegur atau dibilangin. Ya karena kita pengennya jalan-jalan jadi ya santai aja ga usah terpancing bawa enjoy aja. 

Ngantri Ke Puncak Monas
Ngantri Ke Puncak Monas
Masjid Istiqlal
Masjid Istiqlal Keliatan

Pemandangan Lain
Pemandangan Lain
Berkat niat yang kuat dan kesabaran, akhirnya sampai juga di depan liftnya. Lift ini sanggup membawa total 800 kg, tapi karena ada operator di liftnya jadi paling muatnya sekitar + 8 orang. Akhirnya penantian gw selama 26 tahun untuk bisa naik ke puncak Monas terlaksana juga. Di puncak kita bisa melihat pemandangan kota Jakarta di sekitar kawasan Monas seperti Masjid Istiqlal dan  beberapa kantor Pemerintahan. Angin yang berhembus sangat kencang di Puncak Monas jadi lebih baik bawa jaket supaya ga masuk angin. Rasa penasaran gw hilang sekejap karena memang kita hanya bisa melihat sekitar monas dan rasa khawatir akan pengunjung yang semakin lama semakin banyak memenuhi puncak Monas yang tidak terlalu luas, akhirnya kami pun memutuskan untuk turun ke bagian cawan Monas.

Foto bareng orang spesial di cawan Monas
Di Cawan Monas ini sangat sepi dan berangin seperti di puncak Monas. Di sini kita duduk-duduk dan beristirahat karena memang cocok banget buat istirahat tempatnya bisa tiduran juga. Selesai-lah Satu keinginan gw dari beberapa keinginan gw. Akhirnya bisa ke Puncak Monas setelah 26 tahun dalam hidup gw. Sebagai saran tambahan dari pengalaman gw ke Monas adalah jangan lupa bawa minum air putih yang banyak karena selain antrian yang panjang dan lama, mesin penjual air kadang kehabisan stok air dan juga ribet (kadang mesinnya hanya menerima uang yang kondisinya tidak lecek). Jangan lupa juga untuk antri dengan tertib!!!!

Sekian!! Tks..

Monday, July 10, 2017

"Selalu Ada Kenangan Indah Saat Lebaran"



Kecamatan Bawang - Kabupaten Batang

Assalamualaikum,

Lebaran sudah lewat beberapa minggu, namun tetap saja momen tersebut tidak bisa dilupakan dalam waktu sekejap. Bagi gw yang hidup jauh dari keluarga momen seperti Lebaran sangat berarti dan menyenangkan apalagi kalo pulang kampung alias mudik. Pada lebaran tahun ini, alhamdulillah gw dan keluarga masih bisa pulang kampung ke Batang disela kesibukan masing-masing anggota keluarga. Meskipun berangkat ke Batang tidak barengan tapi gw dan keluarga bisa berkumpul juga. Untuk libur Lebaran kali ini gw dan keluarga gw sudah merencanakan beberapa jadwal dari kegiatan silahturahmi sampai rencana liburan santai di sekitar daerah Kabupaten Batang.

Rumah MbahRumah Mbah

Pada hari kedua lebaran kami sekeluarga akan melakukan silahturahmi kepada keluarga dari Mbah/eyang dan saudara kami yang masih hidup. Dari sekian banyak tempat yang kami singgahi, gw punya tempat favorit dari semenjak kecil yaitu di salah satu mbah kami  yang terletak di kecamatan bawang - Kabupaten Batang. Gw pribadi menyukai tempat ini karena suasananya yang masih asli (masih banyak pohon) dan udaranya yang sejuk serta pemandangannya yang menurut gw sih bagus. Disini masih sangat terasa sekali suasana pedesaan, mau masak sayur tinggal metik di hutan atau kebun, air disini sangat jernih dan melimpah, orang-orangnya masih menghargai satu sama lain. 

Masih Banyak Hutan
Masih Banyak Hutan
Akses Jalan Sudah Bagus
Akses Jalan Sudah Bagus
Malah sekarang sih gw bilang udah terlalu banyak perubahan positif di sini. Dulu gw pernah masih ngerasain kalo malam tanpa listrik jadi masih pake obor kalo malam mau kmana-mana terus sekarang akses jalanan disini sudah bagus tidak seperti dulu yang gw kalo mau ke tempat mbah harus melewati sawah dan harus nyebrang kali pake jembatan bambu yang dibangun warga sekitar. Sekali waktu pernah jembatannya rubuh dan kita harus nyebrang kali melawan arus, walaupun arusnya tidak besar kan cuma ada sedikit keraguan. Mau minum kelapa tinggal manjat pohon dan dulu gw suka banget tuh ngemutin batang tebu yang tinggal ambil dari kebun. Mau ikan tinggal mancing di balong. Ah... pokoknya gw kangen suasana seperti gw kecil dulu klo mudik. 


Dulu ada cerita waktu ibu gw masih kecil tentang daerah ini. Dulu ibu gw sempat melihat bola api terbang, ya klo gw sih percaya ga percaya karena memang daerah ini masih banyak hutannya dan memang di daerah dataran tinggi. Di sana juga terdapat rumah yang memang sudah ditinggal oleh pemiliknya. Konon menurut masyarakat sekitar, pemilik dari rumah tersebut meninggalkan rumah tersebut karena ada anggota keluarganya yang diculik oleh kalong wewe yang sampe sekarang belum ditemukan keberadaannya. 

Tungku Kayu Bakar
Tungku Kayu Bakar
Waktunya Makan
Waktunya Makan
Jenang
Jenang
Walaupun banyak cerita yang cenderung seram tetapi tempat ini sudah terlanjur membuat gw nyaman sampai sekarang terutama kalo sudah urusan perut, gw sangat antusias karena cara memasak di tempat mbah gw ini masih menggunakan tungku kayu bakar jadi seru banget deh, belum lagi sayurnya dan lauknya hampir semuanya di ambil dari alam dan ternak mereka sendiri. Saat Lebaran ada satu suguhan wajib di desa ini yaitu "Jenang" tentunya di masak sendiri. Jenang yang disuguhkan untuk tamu dibuat sendiri oleh anggota keluarga loh. pembuatan jenang ini bisa makan waktu sampe 8 jam lamanya. Sebenernya ga terlalu lama sih, masih banyak kue yang lebih lama pembuatannya tetapi prosesnya itu loh jadi katanya adonan jenang ini harus di aduk secara manual dan suhu apinya harus tetep sama selama 8 jam. Bayangin deh lo ngaduk adonan 8 jam. 

Bersama Sepupu
Bersama Sepupu

Bersama Adik dan Kakak Ipar
Bersama Adik dan Kakak Ipar
Sampe saat ini sih gw masih belom bisa menginap di tempat ini lagi padahal keinginan gw sih besar banget. Mungkin sampai tua nanti gw akan sangat merindukan bermain di tempat ini dengan kesederhanaan dan suasana yang mungkin akan sangat susah sekali ditemui kedepannya. Sekian sedikit cerita tentang tempat favorit saat gw mudik ke kampung gw di Batang. Tks...


Thursday, May 25, 2017

"Sepasang Kaki Nurani"



Aku adalah sepasang kaki nurani
Yang tak terbiasa berjalan sendiri
Selalu meminta untuk ditemani
Walaupun hanya dengan kaki kiri

Siapa dan apa aku ini?
Hanya bagian yang tak tau diri
Tak bisa mendengar meski hanya caci
Dan tak indah seperti tangan saat menari

Tidak perlu mengeluarkan basa-basi
Untuk mencari banyak nasi basi 
Aku hanya sedang mencari tempat lokasi
Dimana aku dapat lari beraksi

Tak pernah dirasa mengeluh terbebani
walau melangkah kemana arah tak pasti
Semua tenaga untuk menopang badan berdiri
Sudah tak sanggup hanya coba menepi

 Aku bukan tangan yang sedang membuat catatan mini
 Hanya sepasang kaki yang meminta alas untuk sebuah janji
 Bukan perak mengkilap yang membuat tangan jadi berani
 Hanya berjalan, berlari dan melompati jeruji 

Puisi dibuat oleh Anrio Sonri Bachtiar

Wednesday, April 5, 2017

"Salam Sapa Blogger Personal"

Assalamualaikum

Sudah sekitar delapan bulan lalu gw bikin blog. Awalnya sih gw nge-blog cuma untuk iseng-iseng mengisi kekosongan waktu gw sekalian belajar. Blog yang gw bikin ini bercerita tentang kehidupan gw yang sangat menyukai jalan-jalan, makan dan tentunya menulis. Walaupun masih pemula/newbie dalam dunia blog, gw merasa hidup gw yang tadinya gitu-gitu aja alias membosankan menjadi lebih cerah karena sekarang gw ngerjain diri sendiri dengan menulis arikel di blog pribadi gw. Karena alasan tersebut gw memilih menjadi personal blogger, terlebih menjadi personal blogger itu tidak ribet karena menceritakan semua yang terjadi di kehidupan sehari-hari penulis.

"Setiap detik yang terjadi dalam kehidupan merupakan anugrah dari Tuhan yang sangat berharga"

Awalnya gw cuma nulis semua kegiatan/kesibukan gw sehari-hari maupun sesuatu yang menarik perhatian tanpa tau kalo tulisan gw mengarah ke blog bertema personal blog. Sampai pada suatu saat gw sudah kehabisan ide untuk menulis blog akhirnya daripada bengong ga dapet apa-apa lebih baik untuk melihat blog orang lain/artikel dengan harapan dapat wawasan baru. Saat gw lagi asik baca santai sambil ngopi gw liat di sidebar blog orang lain ada semacam badge komunitas blogger, yang terpikir di otak gw saat itu adalah seru juga nih kalo punya komunitas, jadi selain kita bisa dapet ide dalam menulis kita juga bisa belajar dan bertukar pikiran serta bersilaturahmi tentunya. Selain dapet ide dapat temen baru juga. Sampai akhirnya gw membaca tentang "Blogger Energy" yang merupakan wadah para personal blogger untuk sharing dan membangun silaturahmi diantara para blogger. Blog yang gw baca ini lupa namanya karena sebenernya gw udah lama mau gabung ke Blogger Energy sekitar akhir tahun 2016 cuma jujur aja gw malu karena baru sedikit artikel di blog dan ya namanya newbie kalo ketemu para master pasti minder.

 


Sekarang gw mencoba memberanikan diri untuk bergabung Blogger Energy, dengan menyimpan banyak harapan, antara lain:
  • Selaku newbie mendapat banyak ilmu dan informasi dari para master personal blogger yang tergabung di blogger energy
  • Meningkatkan kemampuan menulis sebuah artikel untuk blog
  • Memiliki banyak teman personal blogger
  • Sharing dan berbagi pengalaman terutama dalam travel karena gw seneng jalan-jalan
Semoga bisa di approve masuk ke Blogger energy tanggal 9 nanti. Kalo artikelnya belum meyakinkan ya mohon maklum karena masih pemula tapi percayalah kalo gw ini sangat ingin masuk ke Blogger Energy dari hati yang paling dalam, hahaha. Tks.

Thursday, March 16, 2017

Blog #3 : "Memories of Papatheo Island"


Ayo Ngetrip ke Pulau


Assalamualaikum, Wr. Wb.

Alhamdulillah akhirnya bulan Maret 2017 sudah memasuki minggu pertengahan jadi kerjaan sedikit berkurang dan gw punya waktu lebih banyak untuk nulis. Bulan Maret ini biasanya bawa hoki buat gw ya sebagai contoh pada 3 tahun lalu gw diterima kerja pada bulan Maret jadi begitu bulan Maret datang semangat gw tuh kaya baru di-charge sampai sekarang. 

Waktu kecil dulu, gw hanya mengenal wisata lokal dari kota Serang dan sekitarnya seperti Pantai di Anyer dan Cikoromoy di Pandeglang. Setelah gw beranjak dewasa, gw baru sadar kalo Indonesia ini kaya akan kuliner, pariwisata dan kebudayaan. Dari ketiga sisi sudut pandang tersebut gw memiliki ketertarikan untuk mencoba sedikit menjelajahi berbagai tempat untuk merasakan kekayaan negara Indonesia tercinta. Ya untuk sekarang mungkin belom bisa kaya traveler lain yang sudah menjelajah ke banyak tempat bahkan sampai ke mancanegara, klo gw sih sedapetnya rejeki aja hahaha..

"PAPATHEO ISLAND"


Kepulauan Seribu

Untuk masalah wisata tentang pulau, negara kita tercinta ini tidak perlu diragukan lagi karena banyak memiliki pulau yang indah dan eksotis. Berdasarkan pengalaman pribadi pada dua tahun lalu tepatnya bulan Mei 2015 gw bersama teman-teman pernah nge-trip ke Kepulauan Seribu, selama nge-trip ada hal yang paling berkesan yaitu ketika gw bersama dengan kawan-kawan menjelajahi Pulau Papatheo. Ya sebagai patokan kita waktu itu menginap di Pulau Pramuka karena ramai dan infrastrukturnya lumayan memadai, nah dari Pulau Pramuka ke Pulau Papatheo diperlukan waktu sekitar 2 jam menggunaka perahu solar. Yang lucunya di Pulau tersebut hanya ada 1 keluarga (terdiri dari pasangan suami istri) yang menempati  pulau tersebut sekaligus menjual buah kelapa kepada para pendatang. Bisa dibilang pulau Papatheo ini mirip (Kondisi yang sepi tapi bagus pemandangannya) dengan Pulau sekitarnya yang jaraknya tidak terlalu jauh, disitulah mungkin daya tariknya. Selain karena memang pulaunya bagus bisa juga kita mencoba kegiatan seperti snorkeling atau hanya sekedar bermain air di pinggiran pantai. 

Main Air di lautBersama kawan-kawan


Amazing Island


Kalo liat foto-foto di atas gw jadi pengen lagi nge-trip lagi ke pulau, liburan ga pake mahal dan dekat pula. Ya untuk sekali trip ke Kepulauan Seribu biasanya klo pake agen kena 800-ribuan lah itu kalo banyak yang ikut bisa lebih murah, bisa juga secara mandiri jatohnya bisa jauh lebih murah. Ya gw sih berharap bakal bisa lagi pergi ke Pulau yang baru biar pengalaman gw juga bertambah dan pikiran gw lebih terbuka.


"Indonesia Itu Indah"

Friday, May 27, 2011

About Me

Nama gw Anrio Sonri Bachtiar,ya biasanya di panggil Rio, lahir pada tanggal 3 april tahun 1991. Sejak dulu gw demen banget sama yang namanya olahraga karate, bagi gw karate adalah olahraga yang sangat berguna dan menunjang bagi kehidupan gw, itu jelas karena gw cowo. Selain karate sih sebenarnya gw juga sangat mengagumi bidang militer, gw sangat memimpikan dimana bisa memakai perlengkapan militer, ya tapi cuma kagum saja karena gw udah ga bisa karena terjadi kecelakaan atau lebih tepatnya cidera pada lutut kanan gw, mungkin ini yang dinamakan takdir. Banyak banget hal /memori yang ga bisa gw inget satu per satu makanya alasan gw bikin blog ya cuma buat nulis semua memori gw aja biar tua nanti masih bisa gw liat pengalaman gw. Cukup sekian dulu nih perkenalannya