'Trip #11 : "Tanjung Aan dan Batu Payung - Lombok ".'

Artikel ini menceritakan pengalaman pribadi penulis tentang tempat wisata yang dikunjungi di Lombok. Tanjung Aan dan Batu Payung merupakan dua dari banyak tempat di lombok yang sangat indah dan exotic dimana penulis menghabiskan satu hari untuk mengunjungi kedua tempat tersebut.

Trip #7 Kuliner #4 : "Warna - Warni Kota Palembang"

Palembang dengan keindahan malam hari dan keanekaragaman kuliner yang tersaji

Trip #6 : "Keindahan Senja di Langit Tanjung Pinang"

Menikmari keindahan langit saat akan senja di pinggir pelabuhan Tanjung Pinang- Kepulauan Riau

Trip #3 : "Tarakan - Tanjung Selor

Perjalanan ke Tanjung Selor dan Tarakan serta menikmati hutan bakau yang ada di Tarakan.

Blog #2 : "Blogging is an Art"

Perjalanan hidup pribadi sehingga memilih untuk menjadikan blogging menjadi passion

Showing posts with label Family. Show all posts
Showing posts with label Family. Show all posts

Wednesday, August 16, 2017

Akhirnya!!! Puncak Monas!!!

Monas


Assalamualaikum,

Setiap orang pasti mempunyai banyak keinginan dalam hidupnya begitu pun gw. Ya gw memang masih punya banyak keinginan yang masih belum tercapai, tapi setidaknya gw berusaha untuk mencicil beberapa keinginan untuk memenuhi kepuasan batin yang ada di dalam hati. Berhubung memasuki bulan Agustus yang identik dengan Kemerdekaan Negara Republik Indonesia yang tercinta, jadi minggu kemarin gw pun memenuhi satu dari sekian banyak keinginan gw yang selama 26 tahun gw hidup belum pernah terlaksana yaitu naik ke puncak Tugu Monas (Monumen Nasional), simpel kan keinginan gw.

Padahal kalo dipikir-pikir juga tempat gw nge-kos dan kerja pun ga jauh dari kawasan Monas paling tinggal jalan kaki ga sampe 10 menit juga sampe. Untuk sampe ke puncak monas memang membutuhkan perjuangan yang bisa di bilang extra ditambah lagi gw orang yang tergolong pemalas. Tapi kalo udah niat sih mau kondisinya kaya gimana juga pasti gw lakuin, nah kebetulan pas kemarin gw ditemenin sama seseorang yang spesial ke Monasnya jadi makin bahagia deh hahaha...
Loket Beli Tiket Masuk Monas
Loket Beli Tiket Masuk Monas

Kartu JakCard
Kartu JakCard

Kaya Di KRL
Kaya Di KRL
Jadi untuk masuk ke tugu monas kita bisa masuk dari Lenggang Jakarta (naik mobil ke tempat masuk Tugu Monas) ataupun jalan dari Pintu masuk utara terus jalan kaki ke pintu masuk tugu monas. Kalo gw masuk dari pintu utara jadi jalan kaki deh ke loket tiket masuk Tugu Monas. Abis itu kita turun ke bawah untuk membeli tiket. Harga tiket untuk dewasa kalo ke puncak sebesar 15.000 (lima belas ribu) rupiah/orang, karena gw berdua jadi kenanya 40.000 (empat puluh ribu) rupiah. Jadi karena gw belum punya jakcard jadi sekalian bikin jadi dikenakan biaya tambahan sebesar 10.000 (sepuluh ribu) rupiah. 

Suasana Di Dalem Monas
Suasana Di Dalem Monas

Seperti Museum Pada Umumnya
Seperti Museum Pada Umumnya
Setelah kita beli tiketnya kita bisa langsung ke dalam Tugu Monasnya tentunya dengan berjalan kaki. Setelah masuk ke dalam Monas, ternyata di dalamnya luas  dan terdapat banyak seperti miniatur2 yang di kacain seperti museum pada umumnya, cuma karena kita pengen cepet langsung ke puncak jadinya kita langsung mengantri ke lift untuk naik ke puncaknya. Disinilah awal mula kesabaran di uji. Bisa dibayangkan untuk bisa ke lift saja antriannya sangat panjang, kita kemarin kena 1 jam padahal datangnya termasuk pagi. Belum lagi banyaknya orang yang maunya nyerobot antrian dan tidak peduli dengan orang yang mengantri lebih dulu. Yang lucunya bisa jadi mereka yang lebih galak kalo di tegur atau dibilangin. Ya karena kita pengennya jalan-jalan jadi ya santai aja ga usah terpancing bawa enjoy aja. 

Ngantri Ke Puncak Monas
Ngantri Ke Puncak Monas
Masjid Istiqlal
Masjid Istiqlal Keliatan

Pemandangan Lain
Pemandangan Lain
Berkat niat yang kuat dan kesabaran, akhirnya sampai juga di depan liftnya. Lift ini sanggup membawa total 800 kg, tapi karena ada operator di liftnya jadi paling muatnya sekitar + 8 orang. Akhirnya penantian gw selama 26 tahun untuk bisa naik ke puncak Monas terlaksana juga. Di puncak kita bisa melihat pemandangan kota Jakarta di sekitar kawasan Monas seperti Masjid Istiqlal dan  beberapa kantor Pemerintahan. Angin yang berhembus sangat kencang di Puncak Monas jadi lebih baik bawa jaket supaya ga masuk angin. Rasa penasaran gw hilang sekejap karena memang kita hanya bisa melihat sekitar monas dan rasa khawatir akan pengunjung yang semakin lama semakin banyak memenuhi puncak Monas yang tidak terlalu luas, akhirnya kami pun memutuskan untuk turun ke bagian cawan Monas.

Foto bareng orang spesial di cawan Monas
Di Cawan Monas ini sangat sepi dan berangin seperti di puncak Monas. Di sini kita duduk-duduk dan beristirahat karena memang cocok banget buat istirahat tempatnya bisa tiduran juga. Selesai-lah Satu keinginan gw dari beberapa keinginan gw. Akhirnya bisa ke Puncak Monas setelah 26 tahun dalam hidup gw. Sebagai saran tambahan dari pengalaman gw ke Monas adalah jangan lupa bawa minum air putih yang banyak karena selain antrian yang panjang dan lama, mesin penjual air kadang kehabisan stok air dan juga ribet (kadang mesinnya hanya menerima uang yang kondisinya tidak lecek). Jangan lupa juga untuk antri dengan tertib!!!!

Sekian!! Tks..

Thursday, August 10, 2017

Berburu Batik di Pasar Grosir Setono Pekalongan


Pasar Grosir Batik Setono Pekalongan

Assalamualaikum,

Batik merupakan salah satu warisan kebudayaan Indonesia, hampir di setiap daerah di Indonesia dari mulai Aceh sampai Papua mulai mengembangkan Batik dengan motif yang menggambarkan daerah masing-masing. Contohnya seperti motif awan mendung dari daerah cirebon, motif bunga rafles dari Bengkulu dan tentunya masih banyak lagi kalo disebutin satu-satu. Tidak hanya di Indonesia, Baju batik ini juga sudah dikenal oleh dunia Internasional bahkan tak jarang turis-turis dari mancanegara membeli batik untuk oleh-oleh maupun dipakai dengan bangga di negara asalnya masing-masing. Karena motifnya yang sangat bervariasi dan unik-unik, baju batik ini sangat cocok dipakai di berbagai jenis kondisi formal (rapat, kerja kantoran dll) dan informal (nongkrong dan jalan-jalan). Bahkan ada instansi maupun perusahaan yang mewajibkan pegawai/karyawannya untuk memakai kemeja batik pada hari tertentu. 

Walaupun di setiap daerah di Indonesia mempunyai batik dengan motifnya masing-masing tetapi gw memang paling bangga kalo memakai baju batik yang berasal dari Kota yang terkenal akan batiknya yaitu Pekalongan. Selain karena Pekalongan terkenal dengan Kota Batik, kota ini juga merupakan tempat dimana setiap tahunnya gw pulang kampung alias mudik. Sebenernya sih gw mudik ke Batang tapi deket banget ke Pekalongan paling sekitar 15 menit. Di Pekalongan banyak sekali tempat grosiran batik, tapi ada satu tempat yang menjadi tempat andalan keluarga gw dari dulu kalo beli batik yaitu Pasar Grosir Batik Setono. Letak dari pasar grosir ini di tengah Batang dan Pekalongan.
Macam-Macam Batik
Macam-Macam Batik
Oke, jadi ceritanya kemarin pas Mudik Ke Batang - Pekalongan saat libur lebaran, gw sekeluarga mampir untuk membeli baju batik Pasar Grosir Batik Sentono. Kalo dari rumah gw sih ga jauh paling sekitar 10 menit juga sampe. Banyak pasar grosir `yang tersebar di Pekalongan namun di Pasar Setono ini punya kelebihan yaitu barangnya bagus, murah dan bisa ditawar. Sebaiknya jika memang sudah niat mau dateng kesini diusahakan datengnya pagi-pagi karena kalo siang dikit aja sudah rame parah dan barang yang bagus-bagus sudah diambil orang.

Batik Hasil HUnting di Pasar Setono
Batik yang gw dapet
Kalo menurut gw milih kemeja batik yang sesuai butuh kesabaran karena dengan budget yang sangat terbatas gw harus dapet motif batik dan bahan serta ukuran yang sesuai ama gw (maklum ukuran gw kan XL asing). Belum lagi proses tawar menawar yang berlangsung sengit sama pedagang itu butuh waktu untuk tarik ulur. Akhirnya setelah dua jam berkeliling gw dapet batik yang menurut gw sangat cocok dengan keinginan gw. Proses tawar menawar berlangsung sengit dari harga 400 ribuan sampe akhirnya gw dapet di harga 250 ribuan. Jurus menawar ala emak-emak galak sampe yang alus gw keluarin semua, yang penting kuncinya sabar dan jangan mudah menyerah. 

Sekian.Tks...

Tuesday, July 25, 2017

Wisata Murah dan Unik di Kebun Teh Pagilaran di Batang


Kebun Teh Pagilaran - Kab Batang

Assalamualaikum,

Hari raya Lebaran 2017 sudah sebulan berlalu, masih banyak pengalaman saat mudik di Batang yang belum sempet gw ceritain terutama saat keluarga gw jalan-jalan. Setelah sibuk silaturahmi mengunjungi rumah mbah gw di Desa Bawang pada hari lebaran kedua, gw dan keluarga berencana untuk berwisata ke Kebun Teh Pagilaran. Tempat ini tidak terlalu jauh dari rumah sekitar 30 KM atau sekitar 1 jam perjalanan. Keluarga gw memutuskan pergi ke Kebun Teh Pagilaran karena selain dekat, tempat ini sangat sejuk, murah dan tentunya masih belum terlalu banyak orang yang pergi kesana jadi tidak perlu macet dan desak-desakan. Tau sendiri kalo orang kita pegang duit apalagi pas THR lebaran sudah turun, tempat wisata pada penuh dan tentunya pada ga sabaran untuk masuk. 
Jalan menuju Kebun Teh Pagilaran ini juga bebas macet dan sudah bagus jadi ideal bangetlah pas gw mudik ke Batang main ke sini. Sebenernya dulu gw pernah kesini satu kali sekitar 4-5 tahun yang lalu tapi waktu itu kayaknya belum bagus jalannya. Lahan Kebun Teh ini milik PT. Pagilaran yang terletak di Desa Gondang, Kabupaten Batang - Jawa Tengah. Keren sih menurut gw daripada dianggur-in tempatnya mending dikelola jadi tempat wisata kan itung-itung bisa meningkatkan perekonomian warga sekitar juga.
Karcis Masuk Kebun Teh Pagilaran
Karcis Masuk Kebun Teh Pagilaran
Seperti yang udah gw perkirakan waktu tempuh dari rumah ke tempatnya memakan waktu sekitar 1 jam (udah termasuk nyasarnya). Sekedar saran sih buat pengelola untuk memperjelas papan arah menuju kawasan soalnya waktu gw kesana ada sekitar 3 mobil luar kota yang nyasar. Sesampainya di pintu gerbang kawasan wisata gw sudah bisa melihat kebun teh yang sangat luas. Untuk masuk ke kawasan wisatanya kita hanya dikenakan biaya 5.000 (Lima Ribu) rupiah/orang, sangat murah lah untuk ukuran tempat wisata. dari pintu gerbang ke tempat parkir sekitar 10 menitan tapi di sepuluh menit perjalanan kita bisa nentuin banyak spot yang keren buat ambil foto, ga rugi lah pokoknya.




Sesampainya di parkiran mobil, gw langsung pengen cepet-cepet pergi ke kebun tehnya tapi papa sama mama gamau karena capek juga kalo harus turun naik. Mampirlah kami ke sebuah kedai atau warung untuk ngedrop mama dan papa. Seperti di tempat sejuk lainnya, kedai ini menjual seperti berbagai minuman hangat (kopi, susu dan jahe) dan makanan ringan (mie instan, gorengan dan jagung bakar) pokoknya enaklah nongkrong di warung kalo tempatnya dingin. Orang tua gw udah anteng alias pw sama tempatnya sekarang giliran anak muda beraksi, gw berempat ama kakak beserta istrinya dan adik gw pergi berkeliling di sana.


Flying Fox
Flying Fox
Jalan di Kebun Teh
Jalan di Kebun Teh
Danau dan Bebek2an
Danau dan Bebek2an
Saat kami berempat turun ke area wisatanya ternyata banyak wahana yang tersedia disini seperti flying fox, jembatan panjang dan perahu bebek. Rasanya pengen nyoba wahananya cuma kalo liat badan gw segede gini sih mending nyadar diri aja hahahha. Karena kita pada nyadar diri ga bisa naik wahana, akhirnya cuma foto-foto aja di sekitaran kebun teh sambil sesekali liat jajanan yang dijual disana. Untuk menggunakan setiap wahana kita harus membayar lagi jadi tiketnya terpisah dengan tiket masuk, contohnya jika kita mau mencoba flying fox  kita harus membayar lagi sebesar 10.000 (Sepuluh Ribu) rupiah/orang di loket yang sudah di sediakan di masing-masing wahana..

Ada sesuatu yang unik di tempat ini yaitu adanya fasilitas WIFI yang disediakan oleh pihak pengelola Kebun. Kalo restoran atau hotel ada WIFI sudah sering kali gw temukan dan sebenernya hukumnya semi wajib tapi kalo kebun teh punya wifi baru kali ini ketemu. Untuk menggunakan fasilitas WIFI kita harus menghubungi tukang parkir dan membayar 3.000 (Tiga Ribu) rupiah, nanti di kasih passwordnya untuk akses ke WIFI yang sudah di sediakan. Memang di kawasan ini hampir tidak ada sinyal HP yang ketangkep jika adapun paling hanya 1-2 batang itu pun udah provider yang paling canggih katanya. Gw sih mending foto-foto sambil bercanda trus liat pemandangan sambil makan bareng keluarga karena sayang aja belum tentu bisa setahun sekali ke sini dan masa iya pas lagi liburan malah sibuk sama HP.







Setelah asik foto-foto gw terkena penyakit perut yang suka kambuhan tiba-tiba yaitu laper. Penyakit gw itu suka kambuh apalagi kalo nyium bau ayam  yang di tusuk-tusuk terus dibakar dipake-in bumbu kacang ama kecap alias sate ayam kebetulan banget nih ada yang jual di sini, pas banget lagi dingin-dingin makan sate ayam. Sate ayam disini dijual pake motor yang sudah di modifikasi, per tusuknya cuma 1.000 (seribu) rupiah, Namanya megang THR langsung dah gw beli 50 tusuk buat dimakan rame-rame sama keluarga tanpa nasi hahaha..

Sate Ayam Rp.1.000/tusuk
Sate Ayam Rp.1.000/tusuk
Teh Hitam Pagilaran buat Oleh-Oleh
Teh Hitam Pagilaran buat Oleh-Oleh



Sate ayam udah jadi, gw langsung balik ke kedai warung tempat mama sama papa duduk trus gw buka bungkus satenya dan tau kan apa yang terjadi??? Satenya ludes kurang dari 10 menit. Memang tempatnya nyaman dan sepertinya keluarga gw belum mau pulang juga akhirnya gw pesen mie rebus aja buat ngemil. Ada sekitar 1 jam setelah gw makan mie rebus keluarga gw masih santai-santai padahal belum makan berat. Mungkin karena udah kelamaan dan udah mulai banyak yang dateng akhirnya si papa ngajakin pulang. Sebelum pulang gw beli teh hitam dan opak mentah yang dijual di kedai warung yang sama tempat nongkrong papa dan mama. Kaget bukan main pas bayarnya cuma kena 100 ribuan lah untuk semua makanan dan minuman serta oleh-oleh. Kalo yang ini biar gw yang bayar hahahaha.





Menu Makanan beserta Harganya
Menu Makanan beserta Harganya
Saat arah pulang ke rumah masih di daerah Kebun teh tapi sudah melewati pintu gerbang masuk, ada satu rumah makan ikan bakar namanya "Bukit Halimun". Rumah makan ini memiliki pemandangan yang tidak kalah bagus dengan Kebun Teh Pagilaran. Makan Ikan di tempat dingin dengan suasana yang bagus sungguh nikmat deh. Secara keseluruhan sih makanannya lumayan enak dan harganya murah. Setelah makan kami sekeluarga bergegas pulang ke rumah di Batang. Sekian cerita gw saat jalan-jalan ke kebun teh Pagilaran, Silahkan dicoba mampir kalo main ke Batang. Tks.....




Sunday, July 23, 2017

3 Cara Ampuh Untuk Menghindari Stress





(Sumber di sini)


Assalamualaikum,

Dalam melakukan suatu pekerjaan ada beberapa faktor yang sangat berpengaruh terhadap konsistensi pekerjaan, salah satunya adalah semangat. Semangat dalam bekerja sangat berpengaruh kepada hasil akhir dalam suatu pekerjaan. Untuk hasil akhir yang sesuai harapan kita maupun perusahaan tempat kita berkarir, kita harus menjaga konsistensi semangat kita agar tetap stabil. Jika dalam bekerja kita tidak memiliki semangat maka akan banyak masalah yang timbul dari hasil yang sangat mengecewakan bahkan bisa saja kita mengalami stress yang bila dibiarkan akan mempengaruhi kondisi fisik kedepannya. Namun bukan perkara mudah untuk menjaga semangat dalam bekerja dan menghindari stress.

Berikut kegiatan yang mudah dan ampuh untuk menghindari stress dan menjaga semangat bekerja tetap stabil.

Berlibur Ke Tempat Yang Sejuk




Berlibur ke Tempat Sejuk
Berlibur ke Tempat Sejuk
Sejauh ini tidak ada kegiatan yang lebih efektif untuk menghindari dan menyembuhkan stress bekerja selain berlibur ke tempat yang sejuk seperti puncak di Bogor, Lembang di Bandung, Brastagi di Medan dan Batu di Malang. Suasana sejuk akan memberikan kesan yang santai dan relaks sehingga tubuh kita akan memproduksi hormon serotonin yang akan mempengaruhi suasana hati agar tidak stress dan hormon dopamin agar lebih fokus untuk bekerja. Selain untuk mengembalikan semangat bekerja, bepergian ke tempat yang sejuk juga dapat memulihkan kondisi fisik kita yang lelah bekerja dan memberikan ide dalam pekerjaan selanjutnya.

Makan Bersama Keluarga/Pasangan


Makan Bersama Papa
Makan Bersama Papa

Tidak bisa dipungkiri di belakang pekerja yang sukses selalu ada orang di belakang yang selalu mendukung. Keluarga maupun pasangan adalah orang-orang terdekat yang selalu memberikan semangat kepada kita dalam semua pekerjaan yang kita lakukan. Makan dengan keluarga/pasangan akan memberikan waktu lebih banyak kita untuk mendekatkan diri kepada orang terdekat dan menjadi wadah untuk menuangkan semua masalah dan kendala yang dihadapi kita dalam bekerja. Selain itu ketika kita makan bersama keluarga atau pasangan tubuh kita akan memproduksi hormon endorpin dan oksitosin yang akan memberikan perasaan bahagia dan kasih sayang sehingga menjadi obat paling mujarab untuk menghilangkan stress

Mendengarkan Musik Akustik



Band Favorit Gw D'çinamon

Musik adalah sesuatu kebutuhan batin manusia. Setiap manusia cenderung mendengarkan lagu kesukaannya saat sedang menikmati waktu luang. Musik akustik ini akan memberikan ketenangan kepada otak dan hati kita sehingga akan membantu menghilangkan kejenuhan yang ada pada diri kita. Mendengarkan musik akustik juga dapat mengurangi produksi hormon kortisol yang dapat menyebabkan stress. Tidak perlu mengeluarkan banyak biaya untuk kegiatan yang satu ini karena banyak referensi dari internet mengenai musik akustik ini.





Sekian artikel ini dibuat, semoga bermanfaat. Tks..

Monday, July 10, 2017

"Selalu Ada Kenangan Indah Saat Lebaran"



Kecamatan Bawang - Kabupaten Batang

Assalamualaikum,

Lebaran sudah lewat beberapa minggu, namun tetap saja momen tersebut tidak bisa dilupakan dalam waktu sekejap. Bagi gw yang hidup jauh dari keluarga momen seperti Lebaran sangat berarti dan menyenangkan apalagi kalo pulang kampung alias mudik. Pada lebaran tahun ini, alhamdulillah gw dan keluarga masih bisa pulang kampung ke Batang disela kesibukan masing-masing anggota keluarga. Meskipun berangkat ke Batang tidak barengan tapi gw dan keluarga bisa berkumpul juga. Untuk libur Lebaran kali ini gw dan keluarga gw sudah merencanakan beberapa jadwal dari kegiatan silahturahmi sampai rencana liburan santai di sekitar daerah Kabupaten Batang.

Rumah MbahRumah Mbah

Pada hari kedua lebaran kami sekeluarga akan melakukan silahturahmi kepada keluarga dari Mbah/eyang dan saudara kami yang masih hidup. Dari sekian banyak tempat yang kami singgahi, gw punya tempat favorit dari semenjak kecil yaitu di salah satu mbah kami  yang terletak di kecamatan bawang - Kabupaten Batang. Gw pribadi menyukai tempat ini karena suasananya yang masih asli (masih banyak pohon) dan udaranya yang sejuk serta pemandangannya yang menurut gw sih bagus. Disini masih sangat terasa sekali suasana pedesaan, mau masak sayur tinggal metik di hutan atau kebun, air disini sangat jernih dan melimpah, orang-orangnya masih menghargai satu sama lain. 

Masih Banyak Hutan
Masih Banyak Hutan
Akses Jalan Sudah Bagus
Akses Jalan Sudah Bagus
Malah sekarang sih gw bilang udah terlalu banyak perubahan positif di sini. Dulu gw pernah masih ngerasain kalo malam tanpa listrik jadi masih pake obor kalo malam mau kmana-mana terus sekarang akses jalanan disini sudah bagus tidak seperti dulu yang gw kalo mau ke tempat mbah harus melewati sawah dan harus nyebrang kali pake jembatan bambu yang dibangun warga sekitar. Sekali waktu pernah jembatannya rubuh dan kita harus nyebrang kali melawan arus, walaupun arusnya tidak besar kan cuma ada sedikit keraguan. Mau minum kelapa tinggal manjat pohon dan dulu gw suka banget tuh ngemutin batang tebu yang tinggal ambil dari kebun. Mau ikan tinggal mancing di balong. Ah... pokoknya gw kangen suasana seperti gw kecil dulu klo mudik. 


Dulu ada cerita waktu ibu gw masih kecil tentang daerah ini. Dulu ibu gw sempat melihat bola api terbang, ya klo gw sih percaya ga percaya karena memang daerah ini masih banyak hutannya dan memang di daerah dataran tinggi. Di sana juga terdapat rumah yang memang sudah ditinggal oleh pemiliknya. Konon menurut masyarakat sekitar, pemilik dari rumah tersebut meninggalkan rumah tersebut karena ada anggota keluarganya yang diculik oleh kalong wewe yang sampe sekarang belum ditemukan keberadaannya. 

Tungku Kayu Bakar
Tungku Kayu Bakar
Waktunya Makan
Waktunya Makan
Jenang
Jenang
Walaupun banyak cerita yang cenderung seram tetapi tempat ini sudah terlanjur membuat gw nyaman sampai sekarang terutama kalo sudah urusan perut, gw sangat antusias karena cara memasak di tempat mbah gw ini masih menggunakan tungku kayu bakar jadi seru banget deh, belum lagi sayurnya dan lauknya hampir semuanya di ambil dari alam dan ternak mereka sendiri. Saat Lebaran ada satu suguhan wajib di desa ini yaitu "Jenang" tentunya di masak sendiri. Jenang yang disuguhkan untuk tamu dibuat sendiri oleh anggota keluarga loh. pembuatan jenang ini bisa makan waktu sampe 8 jam lamanya. Sebenernya ga terlalu lama sih, masih banyak kue yang lebih lama pembuatannya tetapi prosesnya itu loh jadi katanya adonan jenang ini harus di aduk secara manual dan suhu apinya harus tetep sama selama 8 jam. Bayangin deh lo ngaduk adonan 8 jam. 

Bersama Sepupu
Bersama Sepupu

Bersama Adik dan Kakak Ipar
Bersama Adik dan Kakak Ipar
Sampe saat ini sih gw masih belom bisa menginap di tempat ini lagi padahal keinginan gw sih besar banget. Mungkin sampai tua nanti gw akan sangat merindukan bermain di tempat ini dengan kesederhanaan dan suasana yang mungkin akan sangat susah sekali ditemui kedepannya. Sekian sedikit cerita tentang tempat favorit saat gw mudik ke kampung gw di Batang. Tks...