'Trip #11 : "Tanjung Aan dan Batu Payung - Lombok ".'

Artikel ini menceritakan pengalaman pribadi penulis tentang tempat wisata yang dikunjungi di Lombok. Tanjung Aan dan Batu Payung merupakan dua dari banyak tempat di lombok yang sangat indah dan exotic dimana penulis menghabiskan satu hari untuk mengunjungi kedua tempat tersebut.

Trip #7 Kuliner #4 : "Warna - Warni Kota Palembang"

Palembang dengan keindahan malam hari dan keanekaragaman kuliner yang tersaji

Trip #6 : "Keindahan Senja di Langit Tanjung Pinang"

Menikmari keindahan langit saat akan senja di pinggir pelabuhan Tanjung Pinang- Kepulauan Riau

Trip #3 : "Tarakan - Tanjung Selor

Perjalanan ke Tanjung Selor dan Tarakan serta menikmati hutan bakau yang ada di Tarakan.

Blog #2 : "Blogging is an Art"

Perjalanan hidup pribadi sehingga memilih untuk menjadikan blogging menjadi passion

Showing posts with label Puisi. Show all posts
Showing posts with label Puisi. Show all posts

Wednesday, July 19, 2017

Burung Sayap Hitam




Di tengah hutan bertanah lembut lebam
Lukisan langit terpandang terang temaram
Tampak Berdiri kaku burung sayap hitam
Mengawasi dengan mata kosong tertanam
Pada ranting kering yang siap jatuh menghantam

Sayap hitam yang anggun dulu kini berantakan
Menanggung beban untuk melindungi dan merasakan
Kehidupan burung kecil dari gangguan dan hantaman
Api merah yang membakar seluruh ruang kehidupan
Hingga hangus terbakar pada setiap tatanan.

Burung sayap hitam yang semakin lemah dan kaku
Sekuat tenaga mengepakan sayap yang layu
Bukan untuk terbang menuju langit biru
Membiarkan anak burung melihat dunia yang pilu
dan memaksa agar pergi mencari dunia baru

Terbanglah anak burung melihat ke arah cerah
Tak perduli induknya terbaring di ranting yang akan patah
Dengan tatapan keyakinan semu dan otak serakah
Menuruti keinginan tak terbatas hingga jengah
Kemana nafsu membimbingnya tuk hijrah

Semakin lemah menanti panggilan waktu
Induk burung sayap hitam terus menunggu
Anak burung yang sudah melintasi dunia biru
Kembali berkumpul lengkap seperti saat dulu
Tawa, senyum, cerita dan bahagia selalu



Penulis : Anrio Sonri Bachtiar















Monday, June 5, 2017

"Mesin Jahit Tua"

Mesin Jahit Tua

Pernah kudengar rintihan mesin jahit tua
Memberi motif tanda pahit di kala senja
Terletak di sudut bangunan tak bercerita
mengalihkan pandangan arah kedua mata

Cerita usang ditulis dalam kertas tak bewarna
Gambaran bunyi tanda tak punya daya
Dan gelombang yang takkan menjadi suara
Semua akan jadi sesuatu yang tak bertata

Rintihan itu terdengar namun tak ada yang peka
Sebatas hembusan kesunyian di lembaran telinga
Hilang kenangan saat berbunga-bunga
Keindahan yang direnggut hingga tak berdaya

Semakin keras suara tandanya bekerja
Bukan untuk menunjukkan hati ceria
Namun itulah takdir cerita yang sama
Cerita tentang mesin jahit tua

Puisi dibuat oleh Anrio SonriBachtiar

Thursday, May 25, 2017

"Sepasang Kaki Nurani"



Aku adalah sepasang kaki nurani
Yang tak terbiasa berjalan sendiri
Selalu meminta untuk ditemani
Walaupun hanya dengan kaki kiri

Siapa dan apa aku ini?
Hanya bagian yang tak tau diri
Tak bisa mendengar meski hanya caci
Dan tak indah seperti tangan saat menari

Tidak perlu mengeluarkan basa-basi
Untuk mencari banyak nasi basi 
Aku hanya sedang mencari tempat lokasi
Dimana aku dapat lari beraksi

Tak pernah dirasa mengeluh terbebani
walau melangkah kemana arah tak pasti
Semua tenaga untuk menopang badan berdiri
Sudah tak sanggup hanya coba menepi

 Aku bukan tangan yang sedang membuat catatan mini
 Hanya sepasang kaki yang meminta alas untuk sebuah janji
 Bukan perak mengkilap yang membuat tangan jadi berani
 Hanya berjalan, berlari dan melompati jeruji 

Puisi dibuat oleh Anrio Sonri Bachtiar